Women’s Inner Journey: Menemukan Diri Melalui Proses Memeluk Luka

“Menuangkan kata untuk merangkul luka, membaca kembali untuk menemukan diri.” Event Women’s Inner Journey menjadi ruang aman bagi perempuan untuk berhenti sejenak, menulis, dan mengenali diri melalui proses penyembuhan yang penuh makna.

11/6/20252 min read

Pada tanggal 25 Oktober 2025, Dreisonne Performa menyelenggarakan kegiatan Women’s Inner Journey di Pontianak — sebuah ruang aman bagi perempuan untuk berhenti sejenak, menulis, dan menyelami perasaan yang mungkin selama ini terpendam.

Dengan tema “Menuangkan kata untuk merangkul luka, membaca kembali untuk menemukan diri,” kegiatan ini menjadi wadah reflektif bagi peserta untuk menulis, berbagi, dan mengenali sisi terdalam dari dirinya sendiri.

Banyak peserta datang dengan hati yang penuh — ada yang masih memegang amarah, kesedihan, hingga rasa kecewa terhadap pengalaman masa lalu. Namun melalui sesi terapi, sharing circle, dan journaling healing, perlahan mereka mulai memahami bahwa setiap luka membawa pesan yang ingin didengar. “Awalnya aku masih sering merasa marah dan sedih. Tapi setelah ikut kegiatan ini, aku belajar menulis dan mengenali lukaku sendiri. Sekarang aku merasa lebih lega — tidak sesedih dulu,”
tutur salah satu peserta dengan senyum yang kini lebih tenang.

Selama sesi, peserta diajak mengikuti serangkaian kegiatan seperti:

  • Sesi Terapi dan Sharing Circle – dipandu oleh fasilitator profesional, membuka ruang bagi peserta untuk mengekspresikan diri.

  • Journaling Healing & Self-Healing Tools – menulis untuk mengenali emosi, melepas beban, dan menumbuhkan kesadaran diri.

  • Relasi & Support System – membangun koneksi hangat antarperempuan yang sama-sama berproses untuk pulih.

Setiap momen terasa hangat dan penuh makna. Air mata yang jatuh berubah menjadi tanda keberanian, bukan kelemahan. Banyak yang mengaku menemukan kembali harapan dan semangat untuk menjadi versi terbaik dirinya.

Hasil dari proses ini nyata:
peserta mulai merasakan kelegaan emosional, kemarahan yang mereda, dan kedekatan baru dengan diri sendiri. Mereka belajar bahwa sembuh bukan berarti melupakan luka, tapi memandangnya dengan kasih. “Aku merasa lebih damai sekarang. Rasanya seperti berdamai dengan diriku sendiri,”
ungkap peserta lain dalam sesi refleksi akhir.

Women’s Inner Journey bukan sekadar event, tetapi awal dari perjalanan panjang menuju penyembuhan diri. Melalui kegiatan ini, Dreisonne Performa ingin terus menghadirkan ruang bagi perempuan untuk menemukan keberanian, kesadaran, dan kedamaian batin. Kami percaya, setiap perempuan berhak untuk pulih — dengan cara dan waktunya sendiri.

Women’s Inner Journey bukan sekadar event, tetapi awal dari perjalanan panjang menuju penyembuhan diri. Melalui kegiatan ini, Dreisonne Performa ingin terus menghadirkan ruang bagi perempuan untuk menemukan keberanian, kesadaran, dan kedamaian batin.

Kami percaya, setiap perempuan berhak untuk pulih — dengan cara dan waktunya sendiri.